Archive for May, 2008

Lemak Tidak Jenuh – Trans

Lemak Tak jenuh TransAnda tentu sudah mengetahui bahwa lemak tidak jenuh jauh lebih sehat daripada lemak jenuh. Tapi tahukan anda, bahwa tidak semua lemak tidak jenuh baik untuk kesehatan.

Secara kimiawi, bentuk ikatan lemak tidak jenuh ada dua. Yaitu bentuk trans (lurus) dan bentuk cis (bercabang). Nah, beberapa penelitian yang dilakukan, mengatakan bahwa ternyata lemak tidak jenuh bentuk trans meningkatkan resiko penyakit jantung koroner lebih besar daripada lemak jenuh.

Jadi, apa saja makanan sumber lemak trans? Lemak trans berasal dari makanan yang kaya akan lemak tidak jenuh. Walaupun pada awalnya, makanan tersebut mengandung lemak tidak jenuh bentuk cis, tetapi proses pemanasan akan bisa mengubah lemak bentuk cis menjadi trans. Selain itu, proses penambahan ion hydrogen atau hidrogenisasi akan bisa menghasilkan lemak trans. Contohnya pada proses pembuatan mentega dan margarine. Jadi, sebaiknya daripada menggunakan mentega atau margarine untuk menggoreng, lebih baik menggunakan minyak goreng yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Tetapi untuk mencegah perubahan bentuk ikatan lemak karena proses pemanasan, maka gunakan minyak goreng secukupnya dan untuk sekali penggorengan. Sekarang, sudah ada proses yang bisa menghilangkan lemak trans pada proses hidrogenisasi, maka anda juga bisa memilih margarine yang bebas lemak trans yang sekarang sudah ada di pasaran.

Add comment May 5, 2008

3 J Aturan Makan Penderita Diabetes

Diabetes

Penderita diabetes biasanya mempunyai kecendrungan perubahan kadar gula yang drastis. Sehabis makan, kadar gula akan tinggi dan beberapa lama tidak mendapat asupan makanan, maka kadar gula darah akan rendah sekali. Jadwal makan harus teratur untuk mencegah terlalu besarnya rentangan kadar gula darah.

Ada istilah 3 J yang harus diingat oleh para penderita diabetes dalam mengatur pola makan sehari-hari:

1. Jadwal

Pengaturan jadwal bagi penderita diabetes biasanya adalah 6 kali makan. 3 kali makan besar dan 3 kai selingan. Adapun jadwal waktunya adalah sebagai berikut;

a. Makan Pagi (jam 07.00)

b. Snack I (jam 10.00)

c. Makan siang (13.00)

d. Snack II (jam 16.00)

e. Makan malam (jam 19.00)

f. Snack III (jam 21.00)

Usahakan makan tepat pada waktunya, karena apabila telat makan, akan terjadi hipoglikemia (rendahnya kadar gula darah) dengan gejala seperti pusing, mual, dan pingsan. Apabila hal ini terjadi segera minum air gula.

2. Jumlah

Perhatikan jumlah/porsi makanan yang anda konsumsi. Prinsip jumlah makanan yang dianjurkan untuk penderita diabetes adalah porsi kecil dan sering, artinya makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Adapun pembagian kalori untuk setiap kali makan dengan pola menu 6 kali makan adalah sebagai berikut ;

a. Makan Pagi (20%) - maksudnya 20% dari total kebutuhan kalori sehari

b. Snack I (10%)

c. Makan siang (25%)

d. Snack II (10%)

e. Makan malam (25%)

f. Snack III (10%)

3. Jenis

Jenis makanan menentukan kecepatan naiknya kadar gula darah. Kecepatan suatu makanan dalam menaikkan kadar gula darah disebut juga indeks glikemik. Semakin cepat menaikkan kadar gula darah sehabis makan tersebut dikonsumsi, maka semakin tinggi indeks glikemik makanan tersebut. Jadi, hindari makanan yang berindeks glikemik tinggi seperti sumber karbohidrat sederhana, gula, madu, sirup, roti, mie dan lain-lain.

Makanan yang berindeks glikemik lebih rendah adalah makanan yang kaya dengan serat. Contohnya sayuran dan buah-buahan.

52 comments May 5, 2008

Next Posts


Blog Stats

Top Posts

Blogroll

Meta

 

May 2008
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Tags

Recent Comments

ardytama on 3 J Aturan Makan Penderita…
amel on Kandungan Gizi Telur
Cndra on Menghitung Indeks Massa Tubuh…
yunyun on Tips Aman Mengkonsumsi Junk…
faiz on Tips Aman Mengkonsumsi Junk…

Category Cloud

artikel gizi Ide Bisnis info beasiswa kanker kecantikan keluarga sakinah my diary Penyakit Uncategorized

Archives

Recent Posts

Spam Blocked

Top Clicks

Categories

Categories

Feeds

Categories