Archive for June, 2008
Ide 9: Bisnis Susu Kedelai

(Susu Alternatif diluar Susu Sapi yang Rentan Sakazaki)
Sebenarnya susu dari bahan baku kedelai sudah lama menjadi trend diluar negeri sebagai susu alternatif dan menjadi pilihan banyak keluarga untuk pemenuhan gizinya. Di Indonesia boomingnya susu kedelai ini menjamur 5 tahun belakangan dan membentuk image sebagai susu sehat dan secara cepat mengedukasi pasar sehingga banyak yang melirik sebagai lahan bisnis yang cukup menjanjikan.
Sebenarnya kalau kita melongok lebih dalam melihat susu kedelai ini, ada proses yang sangat sederhana dan menggunakan bahan baku yang juga sederhana dan gampang didapat.
“Yuk kita liat dulu dech gimana susu kedelai itu dibuat”:
Bahan-bahan :
- 250 gram biji kedelai kuning
- Soda kue 7,5 gram
- Air panas 2 liter
- Flavoring
- Gula pasir secukupnya
Alat yang digunakan :
- Baskom
- Panci
- Blender
- Saringan alumunium dan kain saring
Cara Pembuatan :
- Kedelai yang telah dipilih, dicuci sampai bersih kemudian direndam selama 8 jam
- Tiriskan kedelai, cuci dan bersihkan dari kulit arinya
- Taburi kedelai dengan soda kue 7,5 gram dan dikukus dengan air kukusan sebanyak 1 Liter
- Kukus selama 20 menit, lalu angkat dan tiriskan.
- Kedelai yang telah dikukus, ditambahkan air panas sebanyak 1,5 Liter dan dihaluskan dengan blender
- Saring bubur kedelai lalu tambahkan flavoring dan gula
Melihat uraian diatas, kayaknya ga usah aja ya dibuat perkiraan modal yang harus disiapkan untuk bisnis rumahan sederhana ini, karena bisa diperkirakan dengan mudah.
Trus gimana dong dengan pemasarannya??
Langkah pertama:
Coba dech kemas susu ini dengan sentuhan cita rasa dan presentasi yang unik sehingga nilai susu kedelai yang murah menjadi terangkat dan berkelas trus dikerjasamakan dengan warung-warung makan, cafe2 sederhana, pusat kebugaran dll.
Langkah kedua:
Jika mempunyai sedikit kelebihan modal, anda bisa membuat fabrikasi sederhana untuk menunjang peningkatan image dari produk anda ini.
Langkah ketiga:
Anda bisa meningkatkan performa penjualan dengan konsep pemasaran yang bagus sehingga mempermudah penetrasi.
Udah ah..mungkin itu dulu idenya, kalo mo ngobrol lebih lanjut, silahkan tanya aja ama Udanya Mietha ya, semoga bisa jadi inspirasi buat semua..
See u next my bussiness idea……………………………..
3 comments June 17, 2008
Ide 8 : Geliat Tempe Yang Semakin Berkelas
Siapa yang tidak kenal tempe, bahan makanan rakyat ini semakin menunjukan eksistensinya diblantika kuliner Indonesia. Disamping eksis sebagai bahan makanan untuk rakyat kecil, tempe mengalami transformasi kearah makanan berkelas dan bercitarasa yang punya nilai jual.
Trus gimana dengan peluang yang diciptakan oleh proses transformasi ini:
Yakni kebutuhan bahan baku tempe yang semakin meningkat dan memunculkan persaingan diantara pengusaha pembuat tempe ini sehingga menuntut inovasi yang berkelanjutan untuk merebut pasar. Kita bisa membagi konsumen tempe dengan berbagai segmen, tempe kualitas sedang untuk konsumen pasar rakyat, tempe ini dikemas dengan sederhana seperti banyak kita lihat, adalagi tempe untuk kelas swalayan/supermarket yang dikemas dengan lebih menarik yang menyasar konsumen menengah keatas. Ini membuktikan bahwa walaupun dibuat dengan bahan baku yang sama dan dengan cara pengolahan yang sama jika dikemas dengan apik maka meningkatkan image dan nilai jual tempe ini.
Sejenak kita lihat cara pembuatan tempe yuk:
Bahan :
Kedelai ½ kg
Ragi tempe
Plastik pembungkus
Air
Alat:
Baskom
Panci perebus
Kompor
Tampah/nampan
Cara membuat
½ kg kedelai kering yang sudah tersedia, dipecah dengan grinding hingga pecah menjadi dua keeping
Cuci kedelai dan rendam dengan air bersih selama semalam, buang sisa kulit yang masih ada
Rebus kedelai yang sudah direndam dengan air hingga mendidih, biarkan sekitar ½ jam
Dinginkan kedelai dengan nampan/tampah hingga dingin
Tambahkan ragi tempe sebanyak ½ sendok teh, campur hingga rata
Bungkus kedelai dengan plastik hingga mencapai 1/3 dari panjang plastic
Ikat plastik dan lubangi plastik dengan lidi
Letakkan dalam nampan yang beralaskan kertas Koran, eramkan selama 3 hari
Untuk perhitungan modal dari usaha pembuatan tempe ini tergantung seberapa besar ekspektasi anda untuk pengembangan bisnis ini. Dan segmen mana yang akan anda sasar.
Mietha rasa cukup idenya…
Kembali lagi..jika ada yang mau tau lebih lanjut tentang bisnis ini silahkan tanya Udanya Mietha..
Pasti Uda akan senag sekali diajak diskusi… Udanya mietha gitu lohhh….!!!
4 comments June 17, 2008