Archive for November, 2008

Endometriosis

Penyakit endometriosis merupakan satu
jenis penyakit yang agak luar biasa. Banyak diantara wanita yang tidak
mengetahui tentang penyakit ini, padahal penderitanya bisa dibilang
lumayan banyak. Masalah yang ditimbulkan penyakit ini diantaranya ialah
keguguran dan kemandulan. Ada juga berbagai jenis masalah seperti sakit
sewaktu melakukan hubungan intim atau pendarahan dari anus pada waktu
buang air besar yang sangat sakit.

Endometriosis seringkali tidak mendapatkan perhatian serius baik dari
penderitanya maupun oleh dokter yang memeriksa, karena seringkali rasa
sakit pada saat menstruasi dianggap sebagai hal yang sudah selayaknya
dialami setiap bulan.

Apakah Sebenarnya Penyakit Endometriosis?

Endometriosis berasal dari kata endometrium, yaitu jaringan yang
melapisi dinding rahim. Penyakit endometriosis ini adalah tumbuhnya
jaringan dinding rahim di luar rahim. Lokasi tumbuhnya beragam di
rongga perut, seperti di ovarium, tuba falopii, jaringan yang menunjang
uterus, daerah di antara vagina dan rectum, juga di kandung kemih.

Gejala penyakit tersebut adalah sakit saat haid, nyeri saat hubungan
seks, dan berkurangnya kesuburan. Diduga hubungan seks dapat mendorong
aliran darah haid yang mengandung sel-sel dinding rahim kembali ke
saluran telur dan ke rongga perut, sehingga dapat tumbuh di tempat yang
tidak sebenarnya. Tentang hubungannya dengan kanker belum diketahui
apakah hubungan seks saat haid dapat menyebabkan kanker atau tidak.

Pada endometriosis, jaringan rahim yang menyimpang ini berjalan seperti
jaringan normal, sehingga menyebabkan perdarahan abnormal atau rasa
sangat sakit dan kram pada waktu datang bulan. Penyakit biasa terjadi
pada wanita antara usia 30-40 tahun.

Gejala-gejala bisa dirasakan jika panggul mengalami kesakitan, 1 minggu
sebelum datang bulan yang makin bertambah sakit sampai pendarahan
berkurang. 

Apa Penyebab Endometriosis

Sampai saat ini para dokter belum mengetahui alasan yang pasti mengapa
endometrium sampai dapat tumbuh di luar rahim. Sejauh ini hanya
diketahui bahwa endometriosis banyak ditemui di kalangan perempuan yang
keluarganya menderita endometriosis juga. Ada beberapa teori yang
menjelaskan mengapa endometrial implant dapat sampai keluar rahim.

Terdapat beberapa teori yang diuraikan mengenai hal ini. Diantaranya
ialah adanya kemungkinan darah kotor melimpah atau tumpah ke belakang
rahim melalui saluran fallopian. Ada juga yang mengatakan endometrium
ini dibawa ke tempat lain melalui saluran darah atau saluran kelenjar
dan bisa juga karena wanita-wanita yang sering tertekan jiwanya
(stress).

Tanda-tanda Endometriosis

Tanda
paling umum adalah rasa sakit yang parah pada perut bagian bawah, bisa
terasa sekali-kali maupun terus-menerus, atau bisa juga terkait dengan
masa menstruasi. Rasa sakit ini seringkali tidak tertahankan sehingga
menyebabkan penderitanya tidak bisa melakukan kegiatan seperti biasa.
Rasa sakit ini sering kali menjadi lebih parah selama berolahraga,
selama berhubungan seks, atau sesudah pemeriksaan panggul.

Gejala lainnya bisa berupa menstruasi yang sangat berat, sakit punggung
bagian bawah, sulit buang air besar, diare, atau merasa sakit bahkan
mengeluarkan darah ketika buang air kecil. Endometrial implant ini juga
bahkan dapat menekan organ tubuh yang membawa kotoran keluar dari
tubuh, seperti kandung kemih, usus, dan rectum.

Walaupun demikian, bila kita mengalami gejala-gejala di atas, tidak
serta- merta berarti bahwa kita mengalami endometriosis. Gejala ini
juga mungkin disebabkan oleh hal-hal lain, misalnya infeksi. Oleh
karena itu, kita harus segera ke dokter dan menceritakan apa yang kita
alami dengan lengkap dan jelas.

Endometriosis bisa juga menyebabkan keguguran pada kehamilan. Penyebab
pastinya belum diketahui, tetapi ada kemungkinan endometriosis
menyebabkan gangguan dalam hormon wanita yang menimbulkan keadaan
keracunan sehingga menganggu pertumbuhan janin. Kadangkala wanita yang
mengidap penyakit endometriosis bisa beberapa kali mengalami keguguran.

Perawatan dan Pengobatan

Bagi wanita yang sering mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan
diatas, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Melalui
pemeriksaan terhadap rahim dengan pemeriksaan ultrasound melalui
vaginal sonography.

Jika terdapat ‘chocolate cyst’ ataupun keadaan rahim yang terbalik
(retroverted), pembedahan akan dilakukan. Pembedahan akan membetulkan
rahim dengan menjahit rahim ke otot perut di bagian depan
(ventro-suspension of the uterus). Setelah ini dilakukan, bagian
peranakan serta bagian sekitarnya akan dibasuh dengan cairan untuk
menghilangkan segala kotoran dan keracunan yang dikeluarkan oleh
endometriosis. Jika pembedahan pada saluran fallopian, tersumbat ketika
pembedahan, maka pembedahan akan dilakukan sekali lagi.

Selain operasi, perawatan bisa dilakukan dengan minum obat, diantaranya
obat yang mengandung hormon Progesterone. Bahkan seiring dengan
kemajuan ada juga pengobatan dengan cara penyuntikan sebulan sekali.

sumber : Indosiar.com

1 comment November 30, 2008

Waspadai Racun Alami dalam Bahan Pangan

Kondisi ekonomi yang tak menentu akhir-akhir ini membuat para ibu harus pintar-pintar untuk mencari bahan pangan murah, dengan risiko buah atau sayur itu sedikit lecet, memar, atau agak layu. Bahan pangan yang tidak segar itu sebenarnya menyimpan “bom” waktu bagi kesehatan.
Jika salah pengolahannya, bukannya tubuh menjadi sehat tetapi malah keracunan. Untuk itu, penting bagi para ibu mengetahui berbagai aneka jenis racun alami yang ada dalam bahan pangan dan bagaimana mencegahnya. Dalam newsletter yang dikeluarkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) belum lama ini, diungkap sejumlah racun alami dalam bahan pangan yang patut mendapat perhatian masyarakat, agar tidak menimbulkan keracunan saat mengonsumsinya.
Bahan pangan yang cukup banyak dikonsumsi adalah kentang. Racun alami yang dikandung kentang termasuk dalam golongan glikoalkaloid dengan dua macam racun utama yaitu solanin dan chaconine. Biasanya racun yang dikandung oleh kentang berkadar rendah dan tidak menimbulkan efek yang merugikan bagi manusia.
Meskipun demikian, kentang yang berwarna hijau, bertunas dan secara fisik telah rusak atau membusuk dapat menyebabkan glikoalkaloid dalam kadar yang tinggi. Racun tersebut terutama terdapat pada daerah yang berwarna hijau, kulit atau daerah dibawah kulit.
Kadar glikoalkoid yang tinggi dapat menimbulkan rasa seperti terbakar di mulut, sakit perut, mual dan muntah. Sebaiknya kentang disimpan di tempat yang sejuk, gelap, dan kering serta dihindarkan dari paparan sinar matahari atau sinar lampu. Untuk mencegah terjadinya keracunan sebaiknya kentang dikupas kulitnya dan dimasak sebelum dikonsumsi.
Bahan pangan Bayam. Sayuran yang satu ini banyak dikonsumsi ibu rumah tangga karena kandungan gizi yang melimpah. Namun, jika tidak hati-hati bayam bisa meracuni akibat asam oksalat yang banyak terkandung dalam bayam. Asam oksalat yang terlalu besar dapat mengakibatkan defisiensi nutrient, terutama kalsium.
Selain itu, asam oksalat juga merupakan asam kuat sehingga dapat mengiritasi saluran pencernaan, terutama lambung. Asam oksalat juga berperan dalam pembentukan batu ginjal.
Untuk menghindari pengaruh buruk akibat asam oksalat sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung senyawa itu terlalu banyak.
Bagi penggila sambal, tomat merupakan sayuran yang paling banyak dikonsumsi. Namun, hati-hati terhadap tomat hijau yang memiliki racun alami jenis glikoalkaloid yang dapat menimbulkan perasaan mual dan nyeri perut. Racun itu menyebabkan tomat hijau berasa pahit saat dikonsumsi.
Untuk mencegah terjadinya keracunan, sebaiknya hindari konsumsi tomat hijau dan jangan pernah mengkonsumsi daun dan batang tanaman tomat.
Seledri, tanaman sayuran ini mengandung senyawa psoralen yang termasuk racun golongan kumarin. Senyawa itu bisa menimbulkan reaksi sensitivitas pada kulit jika terpapar matahari.
Untuk menghindari efek toksik psoralen, sebaiknya hindari terlalu banyak mengkonsumsi seledri mentah. Lebih aman jika seledri dimasak sebelum dikonsumsi karena psoralen dapat terurai melalui proses pemasakan.
Singkong mengandung racun linamarin dan lotaustralin, yang keduanya termasuk golongan glikosida sianogenik. Linamarin terdapat pada semua bagian tanaman, terutama terakumulasi pada akar dan daun.
Singkong dibedakan atas dua tipe, yaitu pahit dan manis. Singkong tipe pahit mengandung kadar racun yang lebih tinggi daripada tipe manis. Jika singkong mentah atau yang dimasak kurang sempurna dikonsumsi maka racun tersebut akan berubah menjadi senyawa kimia yang dapat mengganggu kesehatan.
Gejala keracunan sianida, antara lain menyempitan saluran nafas, mual, muntah, sakit kepala, bahkan pada kasus berat dapat menimbulkan kematian.Untuk mencegah keracunan singkong, sebelum dikonsumsi sebaiknya singkong dicuci untuk menghilangkan tanah yang menempel, dikupas lalu direndam dalam air bersih yang hangat selama beberapa hari, dicuci lalu dimasak sempurna baik dibakar atau direbus.
Singkong tipe manis hanya memerlukan pengupasan dan pemasakan untuk mengurangi kadar sianida ke tingkat non toksik. Singkong yang biasa dijual di pasar adalah singkong tipe manis.
Biji buah-buahan ternyata mengandung racun jenis glikosida sianogenik, terutama pada buah apel, aprikot, pir, plum, ceri dan peach. Walaupun bijinya mengandung racun, daging buahnya tidak beracun.
Jika terkunyah, biji buah yang mengandung hidrogen sianida yang bersifat racun. Gejala keracunan mirip dengan gejala keracunan singkong dan pucuk bambu.
Sebaiknya tidak dibiasakan mengkonsumsi biji dari buah-buahan tersebut. Bila anak-anak menelan sejumlah kecil saja biji buah-buah tersebut, maka dapat menimbulkan gejala keracunan dan pada sejumlah kasus dapat berakibat fatal.
Pucuk bambu atau rebung. Racun alami dalam rebung masuk dalam golongan glikosida sianogenik. Untuk mencegah keracunan, sebaiknya pucuk bambu yang akan dimasak terlebih dahulu dibuang daun terluarnya, diiris tipis lalu direbus dalam air mendidih dengan penambahan sedikit garam selama 9-10 menit.
Gejala keracunannya mirip dengan gejala keracunan singkong, antara lain meliputi penyempitan saluran nafas, mual, muntah dan sakit kepala.
Bahan pangan lain yang patut mendapat perhatian adalah zucchini (semacam ketimun) yang mulai banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Racunnya menyebabkan zucchini berasa pahit. Namun, zucchini yang telah dibudidayakan jarang ada yang berasa pahit.
Gejala keracunan zucchini meliputi muntah, kram perut, diare dan pingsan. Sebaiknya hindari mengkonsumsi zucchini yang berbau tajam dan berasa pahit.
Setelah mengetahui semua racun alami ini, masihkah Anda mau bermain-main dengan masalah kesehatan? (Tri Wahyuni)


Sumber:suarakarya-online.com

4 comments November 29, 2008

Setiap 10 Detik 1 Orang Meninggal karena Diabetes

Diabetes melitus atau penyakit kencing manis kini menjadi ancaman umat manusia di dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, setiap 10 detik ada satu orang pasien diabetes yang meninggal karena penyakitnya itu.
“Angka itu tidak mengherankan jika melihat penderita diabetes di dunia yang jumlahnya mencapai 330 juta orang,” kata Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Departemen Kesehatan, dr Yusharmen D CommH, MSc dalam peringatan Hari Diabetes Internasional, di Jakarta, Kamis (13/11).
Di Indonesia, menurut dr Yusharmen, angka penderita diabetes juga terbilang tinggi. Diperkirakan, jumlahnya mencapai lebih dari 11 juta orang. Hal itu membuat Indonesia berada pada peringkat keempat setelah Amerika Serikat, India, dan China.
Ia menyebut prevalensi faktor risiko diabetes di Indonesia tertinggi disebabkan faktor obesitas atau kegemukan yang mencapai 18,3 persen dari total populasi penderita diabetes. Faktor penyebab lainnya adalah hiperglikemia (11,3 persen), dan hiperkolesterol (12,9 persen).
Dalam kesempatan yang sama Dr Achmad Rudijanto SpPDKE, Ketua Umum Persatuan Diabetes Indonesia, menjelaskan, diabetes merupakan penyakit akibat terganggunya proses metabolisme gula darah di dalam tubuh. Orang dengan diabetes akan mempunyai kadar gula yang sangat tinggi dalam darahnya setelah makan dan menjadi sangat anjlok jika sedang puasa.

“Penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui, tetapi dicurigai kegemukan atau overweight sebagai salah satu faktor pencetus diabetes. Biasanya terjadi pada usia lanjut atau saat usia di atas 40 tahun,” tuturnya.
Ditambahkan, sebenarnya untuk mengetahui atau mendiagnosis pasien diabetes tidaklah sulit. Gejalanya adalah sering kencing terutama pada malam hari, sering minum, sering makan, tetapi badan malah kurus serta lemas dan mudah mengantuk.
“Jika menemukan gejala seperti itu, segera konsultasi kepada dokter. Apalagi, saat kita diperiksa, gula darah acaknya melebihi 200 mg/dl, maka keyakinan itu akan makin menguat,” ujarnya.
Dijelaskan, sering kencing terjadi karena pada orang dengan diabetes akan terjadi penumpukan cairan dalam tubuhnya akibat gangguan osmolaritas darah yang cairan tersebut harus dibuang melalui kencing. Karena banyak cairan yang keluar, maka orang dengan diabetes akan merasa kehausan sehingga menjadi sering minum.
Akibat dari menurunnya kemampuan insulin mengelola kadar gula dalam darah, maka sering terjadi tubuh merespons lain sehingga tubuh dipaksa untuk makan, untuk mencukupi kadar gula darah yang bisa direspons oleh insulin. Jika terlambat makan, tubuh memecah cadangan energi lain dalam tubuh seperti lemak sehingga badan menjadi kurus.
“Pada pasien DM, kadar gula darah ketika puasa lebih dari 120 mg/dl, sedangkan pada kadar gula darah dua jam setelah makan lebih dari 200 mg/dl. Pemeriksaan lain yang perlu dilakukan adalah pemeriksaan kadar gula darah dalam urine yang hasilnya positif,” tutur Achmad Rudijanto.

Staf pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang itu mengatakan, sebenarnya ada cara mudah dan murah untuk mencegah diabetes, yaitu jalan kaki minimal 10.000 langkah setiap hari.
“Untuk berjalan kaki, yang dibutuhkan hanya alas kaki dan baju kaus, namun yang akan kita dapatkan adalah kesehatan yang tidak ternilai harganya,” ujarnya.
Sebagai gambaran mengapa dibutuhkan jalan 10.000 langkah setiap hari adalah bahwa untuk membakar 1 kalori, orang butuh berjalan kaki sebanyak 25 langkah. Padahal, seseorang makan lebih dari 400 kalori per hari.
“Jangan anggap enteng permen. Satu buah permen kecil itu memiliki 16 kalori. Untuk membuangnya, kita butuh jalan kaki sebanyak 400 langkah. Untuk menekan jumlah pengidap diabetes, ada baiknya trotoar dalam kota diperbaiki sehingga masyarakat nyaman berjalan kaki,” katanya.
Dia menambahkan, banyak masyarakat kita yang beranggapan, diabetes hanya akan menjangkiti orang yang suka makan fastfood. Pendapat itu benar, tapi makanan tradisional seperti nasi yang dimakan dengan jumlah yang berlebihan juga bisa menyebabkan diabetes.
“Setiap orang mempunyai potensi yang sama untuk terkena diabetes. Namun, orang-orang yang memiliki riwayat kesehatan keluarga diabetes berpotensi terkena diabetes lebih dini apabila menjalankan hidup tidak sehat seperti banyak mengonsumi makanan berlemak, bergula, dan kurang beraktivitas,” katanya.
Menurut Rudijanto, riwayat kesehatan keluarga perlu diperhatikan benar. Jangan hanya dilihat dari kondisi kesehatan ayah dan ibu, tetapi juga kakek, nenek, paman, bibi atau sepupu yang memiliki hubungan darah. “Kalau salah satu di antara mereka ada yang terkena, hendaknya mulai dari sekarang mengatur pola makan agar tidak menyesal di kemudian hari,” ucapnya menegaskan.
Perilaku makan yang buruk seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan makanan manis ternyata bisa merusak kerja organ pankreas. Jika tidak segera diantisipasi, organ pankreas akan mengalami kelelahan dan memperberat kerja sel beta. Padahal, sel beta adalah “produsen” hormon insulin yang berfungsi mengangkut glukosa dari aliran darah ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai energi.
“Apabila sadar akan kondisi ini, segeralah melakukan perencanaan makan dan banyak melakukan aktivitas fisik karena belum terlambat untuk diperbaiki,” katanya menegaskan.
Menurut Rudijanto, banyak pasien diabetes yang berumur panjang, asalkan taat menjalankan saran ahli. Tak perlu diet ketat, tetapi cukup melakukan perencanaan makan. Dengan demikian, pasien diabetes tetap bisa menjalani hidup seperti orang lainnya. (Tri Wahyuni)

Sumber:suarakarya.com

Add comment November 29, 2008

Kandungan Gizi Telur

Telur merupakan bahan makanan yang sangat akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Telur sebagai sumber protein mempunyai banyak keunggulan antara lain, kandungan asam amino paling lengkap dibandingkan bahan makanan lain seperti ikan, daging, ayam, tahu, tempe, dll. Telur mempunyai citarasa yang enak sehingga digemari oleh banyak orang. Telur juga berfungsi dalam aneka ragam pengolahan bahan makanan. Selain itu, telur termasuk bahan makanan sumber protein yang relatif murah dan mudah ditemukan. Hampir semua orang membutuhkan telur.

Nilai gizi telur

Sebenarnya apa saja kandungan dalam sebutir telur? Berikut adalah tabel nilai gizi telur dalam 100 gram bahan makanan. (100 garam itu, kira-kira 2 butir telur ayam kampung).

Zat gizi

Telur ayam

Telur bebek

Telur penyu

Kalori (kcal)

162

189

144

Protein (gr)

12,8

13,1

12

Lemak (gr)

11,5

14,3

10

Karbohidrat (gr)

0,7

0,8

0

Vitamin A (SI)

900

1230

600

Thiamin (mg)

0,10

0,18

0,11

Vitamin C

0

0

0

Namun, hati-hati dalam mengkonsumsi telur. Karena selain kandung lemak yang cukup tinggi, telur juga mengandung kolesterol dalam jumlah yang lumayan banyak dibandingkan bahan makanan lain. Kandungan kolesterol di dalam 100 gram telur adalah sekitar 424 mg. Wow, cukup banyak ya. Padahal kita dianjurkan untuk mengkonsumsi kolesterol kurang dari 300 mg perhari. Jadi, mengkonsumsi telur sebaiknya cukup sekitar 2 butir per minggu. Selang-selingi lauk hewani dengan bahan makanan lain untuk meningkatkan variasi makanan. Sesuai dengan pesan dari pedoman umum gizi seimbang (PUGS) yaitu makanlah bervariasi makanan, karena tidak ada satu jenis makanan yang mempunyai kandungan gizi lengkap.

Tips memilih telur

  1. Pilihlah telur dengan kulit utuh, tidak retak atau pecah, bersih dan tidak ada noda.
  2. Jika dilihat dari isinya, telur yang masih baru mempunyai rongga udara yag kecil, kuning terletak ditengah, putih telur kokoh. Telur yang sudah lama disimpan, akan mempunyai rongga udara yang besar sehingga bisa mengapung apabila telur dimasukkan ke dalam air.
  3. Telur yang mutunya bagus ditandai dengan tidak adanya suara (koclak/terkocok) waktu telur tersebut digoyang.

(no 4 dan 5 untuk menentukan mutu telur setelah dipecah dan memerlukan perhitungan yang agak rumit). Kayaknya kalau ibu-ibu belanja, nggak bakalan sempat untuk menghitung ini duluan…..hehehehe

4. Mutu telur juga bisa diukur dengan Haugh Unit, yaitu pengukuran tinggi putih telur kental dan
berat    telur. Telur yang segar mempunyai Haugh Unit :100, telur yang baik : 72 dan telur yang rusak kurang dari 50.

5. Indeks kuning telur dan Indeks putih telur juga dapat menetukan mutu telur. Indeks kuning telur (Ikt) merupakan perbandingan tinggi kuning telur dengan diameternya yang diukur setelah dipisahkan dari telurnya. Nilai Ikt normal adalah 0,33-0,50. Rata-rata telur mempunyai Ikt 0,42. Makin lama telur disimpan, nilai Ikt makin kecil akibat migrasi air.

Sedangkan indeks putih telur (Ipt) adalah perbandingan tinggi telur kental dengan rata-rata diameter panjang dan pendeknya. Nilai Ipt telur segar adalah 0,050-0,174. Rata-rata telur mempunyai Ipt 0,090-0,120. Makin lama telur disimpan, Ipt makin kecil akibat degradasi ovomucin yang dipercepat pada kenaikan pH.

16 comments November 26, 2008

Kalsium (Ornamen Gigi dan Tulang)

Kalsium merupakan mineral yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia, yaitu sekitar 1,5-2% berat badan. Artinya jika berat badan kita 50 kg, maka 0,750 – 1 kilogram adalah kalsium. Sekitar 99% kalsium berada dalam jaringan yang keras, yaitu jaringan tulang dan gigi. Selebihnya kalsium tersebar luas di dalam tubuh.

Sumber kalsium

Sumber kalsium utama adalah susu dan makanan yang diolah dengan bahan uatama susu. Sedangkan bahan makanan lain yang juga banyak mengandung kalsium adalah serealia, kacang-kacangan, tahu, tempe dan ikan yang dimakan dengan tulangnya. Sayuran hijau seperti bayam, sawi, daun melinjo, katuk, selada air dan daun singkong juga mengandung dalam jumlah yang cukup banyak.

Fungsi kalsium

Kalsium mempunyai berbagai fungsi di dalam tubuh, antara lain pembentukan tulang dan gigi, mengatur reaksi biologik, membantu kontraksi otot dan mengatur pembekuan darah.

Di dalam tulang, kalsium mempunyai dua fungsi yaitu sebagai bagian dari struktur tulang dan sebagai cadangan kalsium tubuh. Selama pertumbuhan, terjadi proses kalsifikasi untuk persiapan agar tulang bisa menopang berat badan saat anak mulai bisa berjalan. Simpanan kalsium disimpan dalam bagian ujung tulang panjang yang dinamakan trabekula. Simpanan ini berguna untuk mempertahankan kadar normal kalsium di dalam darah. Apabila, kadar kalsium di dalam darah berkurang, maka kalsium cadangan di dalam tulang akan diambil. Sehingga apabila, keadaan ini berlangsung terus-menerus dapat mengakibatkan kalsium cadangan di dalam tulang berkurang yang berakhir pada pengeroposan tulang.

Dalam pembentukan gigi, kalsium mempunyai peranan pada bagian dentin dan email gigi. Kalsium sangat diperlukan selama proses pembentukan gigi. Boleh dikatakan, gigi tidak mampu memperbaiki diri setelah keluar dari rrongga mulut. Kekurang kalsium selama masa pembentukan gigi dapat menyebabkan kerentanan terhadap kerusakan gigi.

Sumber : Sunita Almatsier, Prinsip Dasar Ilmu Gizi

Add comment November 25, 2008


Blog Stats

Top Posts

Blogroll

Meta

 

November 2008
M T W T F S S
« Oct   Feb »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Tags

Recent Comments

faiz on Tips Aman Mengkonsumsi Junk…
bambang w on Ide 5. Bisnis Reseller Keripik…
Eko on 3 J Aturan Makan Penderita…
Djoko Pramono on Ide 6 : Bisnis Kos-kosan …
Anonymous on Kandungan Gizi Telur

Category Cloud

artikel gizi Ide Bisnis info beasiswa kanker kecantikan keluarga sakinah my diary Penyakit Uncategorized

Archives

Recent Posts

Spam Blocked

Top Clicks

Categories

Categories

Feeds

Categories