Termakan Iklan Produk Kecantikan, Wajah Malah Jerawatan


Walaupun kecantikan luar bukanlah segalanya, tetapi setiap wanita tentu ingin tampil cantik dan segar sepanjang hari. Oleh karena itu, banyak sekali barang-barang yang ditujukan untuk menunjang penampilan wanita, tak terkecuali produk kecantikan.

Banyak sekali iklan produk kecantikan seperti pemutih wajah, pelembab, perawatan rambut, sabun untuk daerah kewanitaan dan lain-lain, yang beredar di televisi. Dari tawaran iklannya, begitu mempesona dan membuat kita tertarik untuk mencobanya. Padahal produk kecantikan itu belum tentu cocok dengan kondisi kulit kita.

Contohnya saja saya, dulu wajah saya ada bekas jerawat yang susah hilang. Nah dengan melihat iklan di televisi salah satu produk kecantikan yang mengklaim produknya alami, aman, bebas mercury, tanpa efek samping dan bisa menghasilkan wajah mulus halus dalam waktu yang singkat, maka saya mencobanya. Walaupun harganya luar biasa mahalnya buat saya (sampai ratusan ribu), tetapi demi wajah halus mulus, cerah tanpa noda seperti yang diiklankan, maka saya bela-belain untuk membelinya.

Beberapa hari mencoba, memang saya merasa wajahnya agak sedikit cerah walaupun bintik hitam tadi belum hilang. Namun, setelah 1-2 minggu, tiba-tiba mulai muncul benjolan kecil seperti gejala alergi. Tapi, kemudian benjolan itu berubah menjadi jerawat dan bertambah banyak. Saya semakin bingung dengan perubahan di wajah saya. Bukannya berubah menjadi halus, tetapi malah jerawat yang semakin bertambah. Akhirnya saya hentikan pemakaian produk itu, walaupun isinya belum habis separuh. Ada rasa menyesal juga mencoba produk tersebut.

Kemudian saya mulai melakukan pengobatan jerawatnya dan setelah beberapa bulan jerawat mulai berkurang. Namun, ternyata saya belum kapok juga mencoba produk kecantikan yang ada di iklan untuk menghilangkan bekas jerawat. Produk tersebut mengklaim bisa menghilangkan flek bekas jerawat hanya dalam 7 hari saja. Namun, setelah saya coba sekitar 2 bulan, belum banyak memberikan perubahan dan jerawat di wajah malah kembali lagi.

Akhirnya saya pun menghentikan pemakaian produk tersebut dan mulai melakukan perawatan lagi. Saya melakukan konsultasi dengan dokter kulit dan mencoba produk yang disarankan. Alhamdulillah, sekarang jerawat saya sudah mulai hilang dan bekas-bekasnya pun sudah menipis. Saya sudah melakukan perawatan dan menggunakan produk rekomendasi dokternya sekitar 4 bulan. Semoga saya cocok dengan produk yang saya pakai sekarang dan tidak menjadi korban iklan lagi, baik dari iklan televisi maupun akibat produk rekomendasi dokter tersebut.

10 thoughts on “Termakan Iklan Produk Kecantikan, Wajah Malah Jerawatan

  1. mbak Mietha,

    Ibu tengok tengok blog mbak Mietha ..kok menarik sekali artikel2nya, sesuai peran dan kegiatan Ibu di masyarakat,perlu bagi Ibu untuk belajar banyak hal tentang kesehatan dan tips2 ringan,
    Mohon ijin apa boleh Ibu masukkan ke blog tetangga sebelah di blog Ibu ?
    Memang,kita itu kok sering jadi budak iklan ya….lha wong kita itu ras yang kulitnya di karuniai warna coklat…nah,,iklan2 itu mengkonstruksikan PUTIH itu CANTIK…waah..jadi mati2an berusaha untuk putih. GAk peduli nanti ada side effect yang bahaya. Ayooo kita ubah bahwa karunia Allah itu…indah dan punya kelebihan masing masing…jadi please…jangan jadi korban Iklan.
    Salam

  2. asli, jerawatan. caranya gimana biar sembuh,nyari produk yang pas, ga dapat2, ke dokter kulit pun sudah 2 kali,ga banyak perubahan. jerawatnya mulai dari thn 2007,ga tenang karena ga biasanya seperti ini. teman2 yang lama ga jumpa jadi ill feel liat saya sekarang, ancur banget katanya..!!😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s